Smartphone yang mendukung jaringan 4G LTE saat ini bisa dikatakan sudah sangat banyak sekali. Apalagi di Indonesia sendiri dukungan jaringan 4G LTE bisa dikatakan sudah mencapai ke berbagai daerah. Selain jaringan internet yang cepat, saat ini banyak konsumen yang menginginkan smartphone terjangkau dengan fitur unggulan yang maksimal dalam penggunaan sehari-hari seperti berkomunikasi

Nah sebagai jawaban permintaan para konsumen, akhirnya salah satu operator di Indonesia menghadirkan smartphone andalannya yang biasa kita kenal dengan brand Andromax, yakni Smartfren. Kita juga bakal mengulas lebih dalam perangkat smartphone dari Smartfren, yakni Andromax E2+ yang mana dibanderol dengan harga yang cukup bersahabat, Rp 1.199.000. Selain itu, smartphone ini juga hadir dengan fitur unggulan yakni dukungan jaringan Voice over LTE (VoLTE). Sebelum membahas lebih jauh, berikut spesifikasi Smartfren Andromax E2+: 

  • Layar: 4,5 inci IPS dengan resolusi FWVGA 
  • Jaringan : EDGE, 3G, HSPA, 4G LTE (FDD 2300MHz, TDD 850 MHz), VoLTE 
  • Chipset : Qualcomm Snapdragon 212 quad core 1,3GHz + GPU Adreno 304 
  • Memori: 2GB RAM + 16GB memori internal (support micro SD) 
  • Kamera : 5 MP pada bagian belakang dengan autofocus, touch focus, LED flash + 5 megapiksel pada bagian depan, fixed focus, LED flash 
  • Baterai: 1900mAh, removable 
  • SIM: Dual micro SIM (4G LTE + GSM) 
  • OS : Android 5.1.1 Lollipop

Lalu berikut kami sertakan paket penjualan yang disertakan pada perangkat smartphone Smartfren Andromax E2+ ini, yaitu ada: 

  • Perangkat smartphone Smartfren Andromax E2+ 
  • Baterai dengan kapasitas 1900mAh 
  • Buku panduan penggunaan dan kartu garansi 
  • Kartu perdana dari Smartfren 
  • Kepala charger 
  • Kabel USB 
  • Headset

Seperti kebanyakan smartphone saat ini yang beredar di pasaran, paket penjualan Smartfren Andromax E2+ ini terbilang lengkap, bahkan juga disertakan sebuah headset. Lalu Smartfren juga menyediakan paket bundling kartu perdana, yang di dalamnya sudah terisi paket data dengan total kuota 8GB. 

Desain dan Bodi 

Kesan pertama kali menggenggam smartphone ini adalah terasa sangat pas di tangan, terutama tangan dengan ukuran kecil, serta mudah menjangkau segala sisi layarnya. Selain itu, cukup terkejut juga karena Smartfren Andromax E2+ ini telah menggunakan rangka alias frame dengan bahan metal. Sangat jarang sekali smartphone dengan harga 1,2 jutaan menawarkan rangka berbahan metal. 

Dengan ukuran yang pas di tangan, berat dari smartphone ini juga tergolong ringan, bahkan ketebalannya bila dibandingkan dengan perangkat iPhone 5s yang kami gunakan hampir sama, hanya saja Smartfren Andromax E2+ ini lebih tebal beberapa milimeter saja. 

Pada bagian depan, tidak nampak tidak jauh berbeda bila dibandingkan dengan seri Andromax E2 yang telah rilis terlebih dahulu, hanya saja letak lampu flash LED kamera depan dari Andromax E2+ ini sedikit menjorok ke sisi kiri, berbeda dengan Andromax E2 yang letaknya dekat dengan ear piece. Lalu ada kamera depan sebesar 5 megapiksel dan tombol kapasitif di bagian bawah yang terpisah dengan layar.

Beralih pada bagian belakang, kita akan menjumpai sensor kamera belakang sebesar 5 megapiksel dan sebuah flash LED yang ada di sisinya. Serta tak ketinggalan ada speaker yang letaknya ada di bawah tengah dekat dengan logo Hisense. Oh ya Andromax E2+ ini sebenarnya smartphone buatan Hisense, hanya saja di Indonesia di-rebranding oleh Smartfren dengan nama Andromax.

Bagian belakang dari Smartfren Andromax E2+ ini alias cover-nya dapat dilepas, sehingga tidak mengusung desain uni bodi. Bahan yang digunakan juga plastik, namun dilapisi seperti bahan doff, jadi tidak licin saat digenggam.

Untuk bagian sisinya, kita akan menemukan tombol power dan tombol volume pada bagian kanan, yang mana tombol volume ini pada Andromax E2 sebelumnya berada pada sisi kiri. Sedangkan untuk bagian bawah kita akan menemukan port micro USB yang sejajar dengan mikrofon, serta jack audio 3,5mm yang terletak pada sisi bagian atas.

Layar 

Bicara soal layarnya, Andromax E2+ ini masih sama dengan pendahulunya, Andromax E2, yang mana mengusung luas layar seluas 4,5 inci. Yang patut disayangkan adalah, resolusi layar dari smartphone ini masih tergolong kecil untuk smartphone saat ini, yakni FWVGA alias 854×480. Bagi Anda yang biasa melihat layar dengan resolusi diatas FWVGA, pasti akan merasakan perbedaan yang cukup mencolok saat menatap layar dari smartphone ini.

Dalam paket penjualannya, Smartfren Andromax E2+ ini telah dipasang anti gores pada layarnya untuk melindungi dari gesekan benda-benda tumpul atau tajam. Hal ini dikarenakan layar smartphone ini belum dilapisi dengan pelindung layar seperti Corning Gorilla Glass atau kawan-kawannya. Jadi kami sarankan untuk berhati-hati saat meletakkan smartphone ini. Selain itu, jarak antara tepian layar dengan sisi smartphone ini terbilang cukup lebar, yakni berjarak sekitar 0,5 cm.

Antarmuka

Melihat desain antarmuka dari Smartfren Andromax E2+ ini mengingatkan langsung kepada tampilan bawaan Google Stock. Saat kami cek lebih jauh ternyata benar saja bahwa smartphone ini memang menggunakan Google Stock yang tidak dimodifikasi sama sekali, hanya saja ketambahan aplikasi bawaan dari Smartfren. Basis Androidnya sendiri menggunakan Android 5.1.1 Lollipop.

Melihat desain antarmuka dari Smartfren Andromax E2+ ini mengingatkan langsung kepada tampilan bawaan Google Stock. Saat kami cek lebih jauh ternyata benar saja bahwa smartphone ini memang menggunakan Google Stock yang tidak dimodifikasi sama sekali, hanya saja ketambahan aplikasi bawaan dari Smartfren. Basis Androidnya sendiri menggunakan Android 5.1.1 Lollipop.

Fitur 

Bicara soal fitur, Smartfren Andromax E2+ ini mengandalkan jaringan VoLTE atau Voice over LTE yang mana mampu menghasilkan kualitas suara lebih jernih saat sedang bertelepon menggunakan jaringan 4G LTE. Menariknya lagi adalah, Smartfren merupakan operator pertama di Indonesia yang telah menerapkan fitur VoLTE ini.

Jadi mekanismenya adalah, kebanyakan smartphone saat ini yang beredar hanya mendukung jaringan 4G LTE saja. Bila kita mengaktifkan jaringan 4G LTE dan ada panggilan telepon masuk, maka otomatis jaringan akan berubah menjadi GSM atau 3G. Sehingga dalam berkomunikasi melalui telepon terkadang suara yang didengar tidak jernih, bahkan terkadang putus-putus. Nah dengan adanya fitur VoLTE ini, maka saat ada panggilan masuk, jaringan yang digunakan tetap 4G LTE, yang mampu menghasilkan kualitas suara lebih baik. 

Selain itu juga, dengan adanya fitur VoLTE, penggunaan video call lebih maksimal karena mampu menghasilkan kualitas video yang lebih jernih dan tidak patah-patah. Bahkan pihak smartfren mengatakan bahwa tarif yang dikenakan menggunakan jaringan VoLTE ini mirip seperti pada saat melakukan panggilan telepon biasa, jadi tidak memakan kuota paket data.

Untuk mengaktifkan fitur VoLTE bisa dikatakan mudah karena kita hanya perlu menekan tombol VoLTE pada bagian Quick Settings, dan pilih VoLTE. Bila sudah tertera connected atau terhubung, maka fitur VoLTE telah aktif, dibarengi dengan adanya logo VoLTE pada status bar. Perlu diketahui juga bahwa untuk menikmati fitur VoLTE ini kedua perangkat atau perangkat yang terhubung harus sama-sama mendukung jaringan VoLTE juga. 

Smartfren Andromax E2+ juga dibekali dengan aplikasi bawaan yang memudahkan kita dalam mengakses dunia Smartfren. Misal saja ada aplikasi My Smartfren yang berguna untuk mengetahui informasi detail dari kartu yang kita gunakan, mulai dari sisa pulsa, mengetahui masa aktif, jenis paket yang sedang berlangganan, atau mencari konten-konten yang disediakan oleh Smartfren. Selain itu juga ada aplikasi Smart Play yang merupakan toko aplikasi digital milik Smartfren yang mirip dengan Google Play Store.

Lalu fitur lain yang tak kalah menarik adalah, seperti smartphone lainnya, Smartfren Andromax E2+ telah ditanami fitur gestur yang dapat digunakan sebagai akses cepat, ketika layar smartphone dalam keadaan mati. Seperti fitur tap dua kali secara cepat untuk menyalakan layar, lalu gesture “S” untuk membuka aplikasi kamera, serta masih ada yang lainnya. Selain itu juga, ada dua pilihan gestur yang dapat dikustomisasi untuk membuka aplikasi yang diinginkan, misal ingin membuka aplikasi media sosial dan game yang sering kita mainkan.

Kamera 

Membahas kamera pada Smartfren Andromax E2+, ada sensor 5 megapiksel pada bagian belakang yang berjajar dengan sebuah flash LED. Sedangkan pada kamera depannya, seperti yang telah dikatakan di atas tadi bahwa terdapat sebuah flash LED dan sensor kamera yang sama besarnya, yakni sebesar 5 megapiksel. Hanya saja yang membedakan kamera depan dengan kamera belakang Andromax E2+ ini adalah, fokus pada kamera depan sudah paten alias fixed focus, berbeda dengan kamera belakang yang sudah auto focus.

Aplikasi pengambilan foto pada Smartfren Andromax E2+ ini masih menggunakan bawaan dari Google Camera. Bahkan untuk pilihan mode bisa dikatakan terbatas, mulai dari auto, potrait, candlelight, night, serta panorama mode. Tidak ketinggalan ada mode HDR untuk menghasilkan foto yang lebih kaya warna lagi. Sedangkan untuk pengaturan manual yang bisa ditelusuri, ada pilihan pengaturan ISO, eksposure, white balance, saturasi, kontras, dan ketajaman gambar.

Lalu untuk merekam video, resolusi yang ditawarkan pada smartphone ini yakni HD alias 720×1280. Yang menarik adalah, kita dapat mengatur encoder yang akan digunakan pada saat merekam, seperti pilihan encoder video dari H264, H263 dan MP4. Sedangkan untuk encoder audio ada AMRNB dan AAC. 

Kualitas foto yang dihasilkan dari Smartfren Andromax E2+ ini, tidak bisa berharap banyak karena memang smartphone ini ditujukan untuk pengguna harian yang tidak mengutamakan kamera pada sebuah smartphone. Untuk kualitas videonya sendiri kami rasa juga biasa saja, hanya saja yang cukup mengganggu adalah, fokus dari kamera ini yang lari kemana-mana sehingga lebih sering mencari fokus saat merekam. Untuk hasilnya bisa simak yang berikut ini.

Multimedia dan Performa 

Untuk multimedia, seperti smartphone entry level lainnya, Smartfren Andromax E2+ juga terdapat aplikasi bawaan dari Google Stock untuk menikmati video ataupun lagu. Tapi yang menarik adalah, ada satu aplikasi bawaan Smartfren yakni Smart Music, yang mana aplikasi ini bisa kami katakan mirip seperti JOOX Music ataupun Spotify.

Aplikasi Smart Music ini juga ada fitur berbayarnya, seperti fitur dapat mengunduh lagu ke perangkat smartphone langsung. Kita juga bisa memilih ingin berlangganan mulai dari harian, mingguan, hingga 6 bulan. Oh ya, tidak ketingalan pada aplikasi Smart Music ini sudah tertanam fitur lirik yang bisa dihafalkan, jadi tidak perlu mencari di internet lagi. Namun yang cukup disayangkan adalah untuk versi gratis ini hanya dapat mendengarkan lagu selama 1 menit pertama saja. 

Membahas kualitas suara pada speaker Smartfren Andromax E2+ ini kami rasa standar. Suara yang dihasilkan pada volume maksimal untungnya cukup lantang dan tidak pecah. Hanya saja terkesan datar tidak ada efek spesial apapun pada speaker ini.

Mengusung chipset quad core dari Qualcomm Snapdragon 212 dan RAM sebesar 2GB, kami merasa smartphone ini sudah sangat pas untuk sekelas smartphone entry level dikisaran harga 1,2 juta Rupiah. Sisa dari RAM pada Smartfren Andomax E2+ ini juga terbilang cukup banyak, yakni sekitar 1,3GB hingga 1,4GB, yang mana dalam kondisi ini kami hanya memasang beberapa aplikasi media sosial saja. Lalu untuk memori internalnya sebesar 16GB dengan sisa yang dapat digunakan sekitar 10GB.

Tidak ketinggalan kami juga melakukan beberapa pengujian dengan memainkan game yang cukup berat, yakni Asphalt 8: Airborne dan Assassin’s Creed Identity. Saat game menguji game Asphalt 8: Airborne, kami cukup kaget karena Smartfren Andromax E2+ ini mampu berjalan dengan lancar pada pengaturan grafis yang high. Tapi tidak lama kami menyadari hal ini terjadi karena resolusi layar dari smartphone ini masih FWVGA.

Sedangkan untuk game Assassin’s Creed Identity, smartphone ini dapat memainkan dengan lancar, hanya saja kualitas grafisnya kami rasa sangat kurang nyaman untuk dilihat. Hal ini dikarenakan resolusi dari smartphone ini tergolong kecil, sehingga kurang maksimal dalam menampilkan detail gambar.

Selain itu, seperti biasa kami juga melakukan pengjuian menggunakan aplikasi benchmark seperti AnTuTu, Geekbench 3, 3DMark, serta mendeteksi sensor yang ada pada smartphone ini melalui aplikasi Sensor Box. Nah penasaran dengan hasilnya? Cekidot.

Baterai 

Urusan asupan daya, Smartfren Andromax E2+ ini disuplai oleh baterai berkapasitas 1900mAh. Menurut kami tergolong kecil karena rata-rata smartphone dengan kisaran harga sekitar 1,2 juta Rupiah ke atas sudah mengusung baterai di atas 2000mAh. Untuk penggunaan aktifitas sehari-hari seperti berkirim pesan, browsing dan mengakses media sosial, smartphone ini masih dapat bertahan sekitar 5 hingga 6 jam pemakaian.

Saat kami gunakan untuk bermain game selama kurang lebih selama 1 jam lamanya, dari posisi baterai 27% langsung habis. Memang cukup membuat kaget tapi kami memang beranggapan bahwa Smartfren Andromax E2+ ini bukan ditujukan untuk penggunaan ekstrim. 

Lama pengisian dari posisi 0% ke 100% saat kami cermati membutuhkan waktu sekitar 2 jam kurang. Hal ini cukup wajar menurut kami karena kapasitas dari baterainya sendiri tidak besar. Perlu diketahui juga bahwa tidak ada fitur pengisian baterai secara cepat seperti fast charging pada Smartfren Andromax E2+ ini.

Kesimpulan Bagi yang sedang mencari smartphone terjangkau untuk penggunaan aktifitas sehari-hari seperti mengakses media sosial atau sekadar berkomunikasi melalui aplikasi chatting dan bertelepon, Smartfren Andromax E2+ bisa menjadi pilihan. Apalagi smartphone ini telah dibekali dengan jaringan 4G LTE dan VoLTE, pastinya dalam berkomunikasi akan menjadi lebih lancar kepada rekan atau kerabat Anda. 

Kami tidak menyarankan smartphone ini bila Anda adalah seorang gamer yang menginginkan kualitas grafis memukau pada game yang dimainkan. Apalagi resolusi layar yang tergolong masih kecil, kami berpendapat smartphone ini cocok sebagai cadangan. 

Untuk sektor fotografinya juga terkesan biasa saja, karena kualitasnya mirip dengan smartphone dengan rentang harga yang sama. Tapi yang menjadi nilai tambah adalah, pada kamera bagian depan ini sudah dilengkapi dengan flash LED, sehingga untuk selfie ditempat yang kurang cahaya masih bisa teratasi.

sumber : beritateknologi.com

YOUR REACTION?

Facebook Conversations